Salah Merupakan Pembelian yang Benar dari Liverpool

Salah Merupakan Pembelian yang Benar dari Liverpool – Liverpool memperpanjang performa impresif mereka di Liga Primer Inggris. melawan Southampton dalam lanjutan pertandingan pekan ke-12 yang terjadi di Anfield, Sabtu (18/11), klub berjulukan The Reds itu dapat meraih kemenangan telak tiga gol dengan tidak balas. result tersebut menjadi kemenangan ketiga secara beruntun yang diraih Liverpool di kompetisi domestik. lebih awal mereka sukses mengandaskan perlawanan Huddersfield (3-0) serta West Ham United (4-1).

Liverpool jelas jelas telah selayaknya meraih tiga poin atas Soton, pasal mereka tampil begitu dominan selama pertandingan. Penguasaan bola Liverpool dalam laga tersebut mencapai 61 persen berbanding 39 persen milik tim lawan. disamping itu, jumlah adanya 21 tembakan (delapan mengarah ke gawang) yang dilepaskan para penggawa The Reds, sedangkan The Saints cuma melepaskan jumlah lima tembakan yang tidak satupun mengarah ke gawang Simon Mignolet.

Dari impresifnya penampilan Liverpool saat menjamu Soton, adanya satu figur yang penampilannya menyita pandangan. Sosok itu ialah Mohamed Salah yang mencetak 2 dari 3 gol Liverpool ke gawang Fraser Foster. Dua gol pemain asal Mesir itu masing-masing ditemukan terhadap menit 31 serta 41, yang setelah itu digenapkan oleh Philippe Coutinho terhadap menit 68.

Selama 80 menit Berposisi di lapangan (sebelum digantikan James Milner terhadap menit 80) Salah menjadi pemain yang amat merepotkan barisan pertahanan The Saints. Pergerakan Salah tak cuma terpaku di sektor kanan penyerangan, pasal sebagian kali juga ia terlihat bergerak melebar ke sisi kiri, bertukar posisi dengan Sadio Mane.

Catatan statistik penampilan Salah di laga menghadapi Soton juga terbilang medis pasal adanya 5 tembakan yang dilepaskannya serta 7 dribel sukses. menatap catatan penampilannya, tidak berlebihan menyebut Salah sebagai bintang lapangan di laga tersebut. “Apa yang dapat aku katakan? Dia Berposisi di saat yang tepat. Ini bagus buat kami. Ini ialah gol yang fantastis,” puji Juergen Klopp kepada Salah.

Salah Merupakan Pembelian yang Benar dari Liverpool

Pembelian yang sekelumit Ini tidak Sia-Sia

Penampilan Salah di laga menghadapi Soton juga dapat dikatakan sebagai ajang pembuktian, jikalau pribadinya jelas jelas layak buat dimiliki Liverpool. Salah diboyong dari AS Roma dengan mahar 36,9 juta paun. Kocek yang cukup besar dikeluarkan Liverpool buat seseorang yang lebih awal pernah menjadi pemain buangan di Chelsea.

Bahkan salah satu legenda Liverpool, Steve Nicol, pernah beranggapan jikalau mantan klubnya itu cuma membuang-buang uang buat membeli Salah yang dalam prediksinya cuma akan menjadi pemain cadangan di skuat The Reds. tetapi kalau menatap penampilannya sekelumit ini, prediksi Nicol tidak tersabit kebenarannya, pasal pemain berumur 25 tahun itu senantiasa tampil sebagai starter dalam 12 penampilan Liverpool di kompetisi domestik.

Sebenarnya dari ketika tiba di Liverpool, Salah sudah tunjukkan progress yang menjanjikan. Di laga pra musim, Klopp senantiasa menjadikan Salah sebagai pemain utama. Hasilnya amat memuaskan pasal dalam delapan penampilannya di pra musim ia dapat mencetak lima gol. menatap performa tersebut dapat dikatakan kalau Salah dapat laju beradaptasi dengan pola permainan Liverpool.

“Salah telah tunjukkan seluruh kemampuannya dari ketika kali pertama ia bermain buat Liverpool. seluruh aspek kemampuan mulai dari teknik, kelajuan. serta finishing, berhasil ia tunjukkan. aku menatap jikalau seluruh kemampuannya itu bersifat alami, sehingga membuatnya dapat laju beradaptasi dengan permainan Liverpool,” ujar Klopp layaknya dikutip dari This is Anfield sebagian masa lalu.

Potensi yang dimiliki Salah bikin Klopp berani memasangnya sebagai pemain utama, bahkan di pertandingan pertama Liga Primer menghadapi Watford di Vicarage Road. Salah langsung tebar pesona dengan menandai debutnya melewati sesuatu gol.

Sayang gol tersebut gagal membawa Liverpool meraih tiga poin perdananya di kompetisi domestik, pasal Watford dapat menahan imbang The Reds 3-3. sehabis itu, Salah pun keranjingan buat mencetak gol demi gol buat Liverpool. tidak ayal pasal konsisten merawat ketajamannya, Salah pun hadir sebagai lumbung gol bagi Liverpool. Dalam 12 penampilannya di Liga Primer Salah telah mengoleksi sembilan gol.

Dari data yang dihimpun hingga Sabtu (18/11) malam, torehan tersebut mengantar Salah menempati posisi pertama dalam daftar pencetak gol terbanyak sedangkan Liga Primer Inggris, mengungguli produktivitas dari nama-nama tenar layaknya Sergio Aguero, Harry Kane, Alvaro Moratta (yang sama-sama mengoleksi delapan gol), hingga Romelu Lukaku yang baru mencetak tujuh gol.

Andai Salah dapat merawat ketajamannya itu hingga akhir musim, bukan tak bisa jadi ia dapat mempertahankan posisinya di puncak daftar pencetak gol terbanyak Liga Primer hingga kompetisi berakhir. Potensinya cukup terbuka lebar, merujuk terhadap konsistensi mencetak gol Salah dalam 12 pertandingan di kompetisi domestik. Bahkan dalam dua pertandingan terakhir, melawan West Ham serta Soton, mantan pemain Fiorentina itu secara berturut-turut dapat mencetak dua gol.

Sembilan gol yang telah dikemas Salah dalam 12 penampilannya, bikin ia berhasil melampaui catatan Robbie Fowler yang dapat mencetak 8 gol dalam 12 penampilan di musim perdananya membela Liverpool terhadap tahun 1993.

Mohammed Salah

Matang di Serie A

Melihat penampilan medis Salah bersama Liverpool terhadap musim ini, ia seolah bikin Chelsea serta Jose Mourinho patut menyesal pasal sudah menyia-nyiakan potensinya. Musim ini bukan kali pertama bagi Salah berkiprah di Liga Primer, pertengahan musim 2013/2014 debut Salah dimulai di sepakbola Inggris sehabis Chelsea memboyongnya dari FC Basel.

Namun tak banyak kesempatan yang didapatkan Salah kala itu. Musim perdananya dilalui dengan torehan 2 gol dalam 10 penampilan. Performa tersebut tidak bikin Mou yang kala itu menukangi Chelsea puas dengan performa Salah. Musim 2014/2015, Salah dipinjamkan ke Fiorentina.

Sementara mantan Kapten Liverpool, Steven Gerrard, mengungkapkan jikalau membakar Salah bukan sesuatu kesalahan terhadap saat itu. Ia menuturkan jikalau Salah jelas jelas tampil jauh dari harapan.

“Saya kerap menyaksikan penampilannya ketika ia masih memperkuat Chelsea. aku menatap dia jelas jelas tampil tak terlampau baik, dia benar-benar tidak berkembang,” ungkap Gerrard layaknya dikutip dari ESPN FC
Di Fiorentina Salah dapat tunjukkan pernyebaran yang signifikan. Namun itu belum bikin Chelsea terpana, hingga terhadap musim 2015/2016 AS Roma yang mencium potensi besar yang dimiliki Salah akhirnya berani buat mengikatnya secara permanen.

Bersama Roma penampilan Salah makin berkembang. terhadap musim 2016/2017, Salah dapat mencetak 13 gol serta 12 asis dari 28 pertandingan Serie A bersama Roma. Torehan tersebut membuatnya menjadi sosok sentral keberhasilan “Serigala Ibu Kota” menjadi runner-up Serie A Italia.

Bisa dikatakan saat kali pertama mencicipi sengitnya persaingan di Liga Primer Inggris, Salah tampaknya masih belum siap pasal usianya yang masih terbilang muda. perlu sistem baginya buat dapat berkembang serta keputusan buat berkarier di Italia sebagai batu loncatan baginya buat kembali ke Liga Inggris pun tersabit menjadi choices yang tepat.

“Tentu saja dia mencapai puncak performa di Roma. Namun ketika Liverpool mendatangkannya, aku tetap beranalogi apa dia benar-benar cocok di Premier League? kini Salah sudah dapat menjawabnya,” tukas Gerrard

About Author: bandarbolaku